lomba poster

Alur Penyelesaian Laporan

Banner

Kalender Kegiatan

October 2014
S M T W T F S
28 29 30 1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31 1

Agenda Kegiatan

No events

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday176
mod_vvisit_counterYesterday11303
mod_vvisit_counterThis week32982
mod_vvisit_counterLast week51771
mod_vvisit_counterThis month176
mod_vvisit_counterLast month234302
mod_vvisit_counterAll days1461174

Who's Online

We have 56 guests online
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

e-People ACRC

Banner
Banner

Standar Pelayanan

Banner

Warga Syiah Sampang Adukan Pemda ke Ombudsman

INILAH.COM, Jakarta - Korban kekerasan pada jemaah Syiah Sampang, Madura, Jawa Timur, melaporkan tindakan pemerintah daerah (pemda) setempat kepada Ombudsman Republik Indonesia (ORI).

Pemda Sampang dinilai telah abai untuk melindungi hak warga negara. Keluarga korban itu didampingi penggiat HAM dan organisasi advokat. Mereka diterima Ketua ORI, Danang Girindawardana.

Salah seorang korban, Umi Kulsum menuturkan efek yang ditanggung keluarga korban tidak hanya harus menanggung biaya hidup sendiri, namun mereka juga harus berhadapan dengan kebijakan Pemda Sampang yang dinilai diskriminatif.

Menurut Kulsum, keluarga korban sampai saat ini tak mendapatkan hak untuk mendapatkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), surat KK, surat tanah, pembuatan ulang rapot anak-anak mereka yang hangus terbakar.

"Pemerintah Sampang telah mengabaikan kami," kata Umi Kulsum di kantor Ombudsman, Jl. HR Rasuna Said, Jakarta, Senin (12/11/2012).

Dipihak lain, aktivis Mia Syarifudin mengungkapkan, lalainya tindakan Pemda Sampang akan berakibat fatal. Persoalan yang muncul kemudian ialah stigma akan muncul dari pikiran warga Sampang terhadap jemaah Syiah. Stigma itu muncul saat kebijakan pemda membuat KTP kepada pemeluk Syiah tetapi tidak disebutkan agama mereka.

Menanggapi persoalan Ketua ORI Danang Girindawardana menegaskan, akan membantu para korban yang masih mengungsi sesuai dengan undang-undang Ombudsman. Danang juga meminta kepada keluarga korban yang melapor untuk memberikan data-data dan informasi lainnya guna untuk ditelusuri persoalannya.

"Jadi kami tegaskan akan membantu ibu dan bapak, namun kami juga meminta bantuan agar pertemuan nanti bisa dilengkapi dengan berkas-berkas pendukung lainnya," tandas Danang. [yeh]

Sumber:

http://nasional.inilah.com/read/detail/1925922/warga-syiah-sampang-adukan-pemda-ke-ombudsman

Booklet Maladministrasi

Buku Saku Maladministrasi
Banner

Formulir Pendaftaran

Formulir Pendaftaran Kepala Perwakilan dan Calon Asisten Ombudsman RI Tahun 2014

SMS Pengaduan

Banner

Pencarian

Poster Hari Yanblik

Silahkan Unduh & Cetak
Banner