logo12

Ombudsman : TKA yang Masuk ke Sultra Harus Miliki Keahlian Khusus

on . Posted in Perwakilan Sulawesi Tenggara

ANOATIMES.ID, KENDARI – Maraknya Tenaga Kerja Asing (TKA) yang masuk ke Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi perhatian khusus dari Ombudsman Republik Indonesia (ORI).

Saat ini, Ombudsman sedang melakukan pengolahan data jumlah TKA yang masuk ke Sultra, data tesebut bersumber dari Imigsrasi dah Dinas Ketenaga Kerjaan Provinsi Sultra.

 

Pelaksana tugas Kepala Ombudsman perwakilan Sultra, Ahmad Rustan kepada anoatimes.id mengatakan pihaknya sementara melakukan pengolahan data jumlah TKA. Hasilnya nanti akan dirilis ke publik.

“Sebagai bentu keseriusan Ombudman menangani persoalan TKA ini, hasilnya nanti akan di rilis. Pengawasn terhada TKA terpusat dari Ombudmsn RI di Jakarta,” ujar Ahmad Rustan, Jumat (10/11/2017) kemarin.

Lebih lanjut, Ahmad Rustan menjelaskan setiap TKA yang masuk ke suatu daerah haruslah memiliki kehalian khusus yang tidak dimiliki oleh pekerja lokal.

“Yang pastinya TKA itu ada syarat yang harus dipenuhi ketika ia bekerja, mulai dari perizinan termasuk substansinya berarti dia (TKA) harus punya sifat pekerjaan yang khusus yang membutuhkan keahlian khusus. Dimana keahlian tersebut tidak dimiliki oleh Sumber Daya Manusia (SDM) lokal,” katanya.

“Sebab bila TKA yang bekerja tidak berdasarkan pada keahlian khusus tentu akan merebut hak pekerja lokal, ini persoalan hak pekerja lokal,” ungkapnya.

Sehingga perlu dilakukan pengawasan yang ketat dari Pemerintah Daerah dan instansi vertikal yang menangani persoalan orang asing dalam hal ini Imigrasi.

“Pemerintah Daerah dan imigrasi harus berperan aktif dalam melakukan pengawasan. Harus jemput bola jangan menunggu laporan perusahaan yang melaporkan TKA nya. Bila tidak dilaksanakan pengawasan dengan ketat itu sama artinya ada pembiaran yang dilakukan pemerintah daerah,” katanya.

Untuk diketahui, berdasarkan data dari Kantor Imigrasi Kota Kendari, jumlah TKA yang memiliki KITAS di Sultra hanya berjumlah 110 orang, jumlah tersebut tentu berbanding terbalik dengan kenyataan yang ada dilanpangan dimana junmlah TKA yang bekerja di beberapa perusahaan pertambangan di Sultra diperkirakan mencapai ribuan pekerja.

Sumber: https://anoatimes.id/ombudsman-tka-yang-masuk-ke-sultra-harus-miliki-keahlian-khusus.html