9 ANGGOTA OMBUDSMAN REPUBLIK INDONESIA
PERIODE 2016-2021

 

Lock full review www.8betting.co.uk 888 Bookmaker

Amzulian Rifai

AMZULIAN

Ketua Ombudsman Republik Indonesia
Prof. Amzulian Rifai, S.H., LLM., Ph.D

Lahir di Desa Muara Kati, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan pada tanggal 02 Desember 1964. Amzulian Rifai menamatkan Pendidikan S1 Hukum di Universitas Sriwijaya pada Tahun 1988. Dan melanjutkan Magister Hukum di Melbourne University pada tahun 1995 dan meraih gelar Ph.D di Monash University, Australia pada tahun 2002. Di tahun 2005 meraih gelar Profesor Hukum Tata Negara dari Universitas Sriwijaya. Sebelum menjabat Ketua Ombudsman Republik Indonesia periode 2016-2021, Amzulian Rifai pernah menjadi Ketua Program Studi Ilmu Hukum Pascasarjana Unsri (2007-2011), Sekretaris Senat Unsri (2007-2011), Ketua Program Studi Ilmu Hukum Pascasarjana Unsri S2 dan S3 (2008-2011) dan terakhir menjabat Dekan Fakultas Hukum Unsri (2009-2013 dan 2013-2017). Hingga saat ini Amzulian sering menulis dan aktif mengirimkan tulisannya ke beberapa media massa untuk di publikasikan.

Lely Pelitasari Soebekty

LELY

Wakil Ketua Ombudsman Republik Indonesia
Lely Pelitasari Soebekty SP, ME

Wanita yang lahir di Cirebon, 16 Desember 1972 ini sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Pelayanan Publik Bulog pada tahun 2015. Mengambil konsentrasi Ilmu Sosial Pertanian di Institut Pertanian Bogor (IPB) pada tahun 1995, Dan menamatkan Magister S2 Ilmu Perencanaan Kebijakan Publik pada tahun 2005 di Universitas Indonesia. Beberapa pengalaman pekerjaan yang pernah dijalani Lely Pelitasari Soebekty diantaranya, menjadi Kepala Sub Divisi Regional Karawang pada Perum Bulog (2010), lalu Kepala Divisi Analisa Harga dan Pasar pada Perum Bulog Periode 2010-2013 dan Anggota Tim Pengendali Inflasi/TPI periode 2011-2013. Pada tahun 2013-2015 juga pernah menjabat Anggota Tim Koordinasi Program Raskin Tingkat Pusat dan Kepala Divisi Penyaluran pada Perum Bulog. dirinya juga telah menerbitkan beberapa karya tulis yang berkaitan dengan pelayanan publik.

Adrianus Eliasta Meliala

ADRIANUS

Anggota Ombudsman Republik Indonesia
Prof. Drs. Adrianus Eliasta Meliala M.Si., M.Sc, Ph.D.

Pria yang lahir di Sungai Liat, Kepulauan Bangka Belitung, pada 28 September 1966 ini sebelumnya menjabat sebagai Komisioner Kompolnas (Komisi Kepolisian Nasional). Di tahun 1990 Meraih gelar sarjana S1 Ilmu Kriminologi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) dan Magister Pascasarjana S2 Ilmu Psikologi Sosial dari Fakultas Psikologi di Universitas Indonesia 1994, Legal dan Criminological ke Manchester Metropolitan Unversity Inggris. Dan ditahun 2004 meraih gelar S3 Criminology University od Queensland Australia. Adrianus juga dikenal sebagai penulis dan peneliti yang berhubungan dengan masalah-masalah kriminologi, dirinya juga pernah menjabat sebagai penasihat ahli bidang kriminologi Kepala Polri pada tahun 2000 hingga 2006. Selain itu Adrianus Eliasta Meliala juga pernah menjadi Anggota Dewan Pakar Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia dan Anggota Dewan Penasihat Indonesian Police Watch.

Ahmad Alamsyah Saragih

ALAMSYAH

Anggota Ombudsman Republik Indonesia
Ahmad Alamsyah Saragih, S.E

Pria yang sebelumnya pernah bekerja sebagai Konsultan ini juga pernah menjadi Anggota KUAK (Koalisi Untuk Akuntabilitas Keuangan dan Komisioner) Komisi Informasi Pusat. Pendidikan yang pernah ditempuh yaitu, S1 Sarjana Ekonomi Fakultas Ekonomi, jurusan Studi Pembangunan Universitas Padjadjaran, Bandung. Dirinya juga pernah bekerja sebagai Local Governance Specialist pada Initiative For Local Governance Reform (ILGR), World Bank. Pengalaman lainnya di Komisi Informasi Pusat (KIP), Alamsyah sebelumnya juga menjabat sebagai Ketua untuk periode 2009-2011.

Ahmad Su’adi

SUAEDY

Anggota Ombudsman Republik Indonesia
Ahmad Su’adi, M.Hum

Pria yang punya pengalaman sebagai Peneliti dan Fasilitator ini adalah Direktur Eksekutif “The Wahid Institute” yang punya komitmen dan keprihatinan intelektual, mengenai agama, perdamaian, dialog, dan juga kesejahteraan masyarakat yang tujuannya, menunjukkan wajah Islam di Indonesia yang plural dan kultural. Dirinya mengambil Sarjana S1, Institute Agama Islam Negeri (IAIN), Yogyakarta dan tamat pada tahun 1990, lalu mengambil Pascasarjana S2 di Universitas Islam Negeri, Jakarta di tahun 2012. Selain itu dirinya juga sebagai LKiS (Lembaga Kajian Islam dan Sosial). Di tahun 2010-2013 menajdi Anggota Tim Riset “Capital City and Urban Politics in Southeast Asia,” CSEAS Kyoto University, di Jepang. Lalu selama May 2010 – September 2011 dirinya Melakukan riset tentang Minoritas Muslim di Singapore, Bali and Nusa Tenggara Timur dibiayai oleh Ford Foundation, Jakarta. Dan pada September 2010 hingga February 2011, Melakukan riset tentang Minoritas Muslim di Kamboja and Vietnam sebagai Visiting Research Fellow at Center for Southeast Asian Studies (CSEAS)-Kyoto University, Jepang. Dan terakhir pada July 2009-March 2010, Melakukan riset tentang Minoritas Muslim di Filipina Selatan, Thailand Selatan dan Penang, Malaysia, sebagai Asian Public Intellectual (API) dibiayai oleh the Nippon Foundation.

Alvin Lie Ling Piao

ALVIN

Anggota Ombudsman Republik Indonesia
Alvin Lie Ling Piao, M.Si

Pria yang lahir di Semarang, Jawa Tengah pada 21 April 1961 menempuh pendidikan Diploma in Marketing di The Chartered Institute of Marketing, Inggris pada tahun 1990. lalu melanjutkan Postgraduate Diploma in International Marketing di University of Strathclyde di tamat pada tahun 2001. Dan terakhir pada tahun 2007 meraih gelar Magister Sains (Administrasi Publik) di Universitas Diponegoro. Beberapa pengalaman yang pernah ditekuni oleh Alvin Lie adalah, Konsultan Hubungan Keparlemenan, Parliamentary Specialist pada Program Representasi (USAID) Jakarta (2013) dan Pemimpin Redaksi portal berita JurnalParlemen.com (November 2009-Juni 2013). Dari sisi politik, dirinya pernah menjadi Angggota DPR-RI 2004-2009 (Komisi VII) wakil Jawa Tengah I dari PAN, Anggota DPR-RI 1999-2004 (Komisi V) wakil Kota Semarang dari PAN, Wakil Ketua Fraksi PAN 2004-2009, Wakil Ketua Komisi VII 2004-2005, Wakil Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen 2002-2004, Wakil Ketua Fraksi Reformasi 2001-2004, Wakil Ketua Pansus Bulloggate dan Bruneigate 2000-2001 dan Wakil Sekretaris Fraksi Reformasi 1999-2001.

Dadan Suparjo Suharmawijaya

DADAN

Anggota Ombudsman Republik Indonesia
Dadan Suparjo Suharmawijaya, S.IP., M.Si.

Peneliti/Konsultan Tata Pemerintahan & Layanan Publik ini lahir di Ciamis, Jawa Barat pada tanggal 25 Maret 1974 menempuh pendidikan Sarjana S1 Ilmu Politik di Universitas Airlangga pada tahun 2000, lalu di tahun 2012 dirinya melanjutkan pendidikan Magister pascasarjana S2 di konsentrasi Ilmu yang sama, dikampus Universitas Airlangga. Pengalaman Dadan Suparjo S selama ini menjabat sebagai Wakil Direktur Eksekutif JPIP, Presidium Nasional University Network for Fair and Free Election (UNFREL), Sekjen Masyarakat Kota Surabaya, Sekretaris Asosiasi LSM Jatim dan Sekretaris Lakpesdam NU Jatim dari tahun 2008 hingga 2013, Tim Pakar Evaluasi Daerah Kementerian Dalam Negeri dan menjadi Anggota Working Group Jabatan Fungsional Pengawas Pelayanan Publik KemenPAN-RB.

Laode Ida

LAODE

Anggota Ombudsman Republik Indonesia
Dr. Laode Ida

Pria berdarah Sulawesi ini lahir di Tobea, Kabupaten Muna pada tanggal 12 Maret 1961 ini menempuh pendidikan di IKIP Jakarta dan lulus pada tahun 1985. Dirinya pernah mempunyai pengalamann studi Leadership for Environment and Development Programme (setara S2) yang diselenggarakan di Jakarta, dan dilanjutkan di Costa Rica dan Okinawa dari tahun 1995 hingga 1997. Lalu melanjutkan Pascasarjana S2 pada tahun 1995, dan S3 pada tahun 2002 di Universitas Indonesia. Lalu selama 2 periode dari tahun 2004-2009 dan 2009-2014 menjadi Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan Sulawesi Tenggara dan menjadi Wakil Ketua DPD RI selama 2 periode. Menurutnya DPD merupakan wadah perjuangan aspirasi dan kepentingan daerah dalam proses pengambilan kebijakan di tingkat nasional yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat dan pelayanan publik.

Ninik Rahayu

NINIK

Anggota Ombudsman Republik Indonesia
Ninik Rahayu, S.H., M.S

Wanita yang pernah menjadi Anggota Komnas Perempuan ini menempuh Pendidikan S1, Hukum Keperdataan di Jember pada Tahun 1986, lalu pada tahun 1990 melanjutkan Pascasarjana S2, Ilmu Hukum di Surabaya. Selain menjadi Dosen selama 19 tahun di Fakultas Hukum dari 1987 hingga 2006, Pengalaman lainnya yang pernah dijalani diantaranya, Ketua Pusat Studi Wanita Universitas Muhammadiyah Jember (1992-2001), lalu sebagai peneliti, trainer dan fasilitator untuk isu-isu perempuan (1992-2006), Pelopor dan Ketua Yayasan Layanan dan Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan (2004-2006), Pendiri dan ketua Forum Komunikasi Perempuan Politik dari kota Jember (2004) dan juga Seorang konsultan untuk penyusunan hukum dan kebijakan untuk program Pemerintah Daerah Reformasi Initiative dari Departemen Dalam Negeri (2006).