lomba poster

Alur Penyelesaian Laporan

Banner

Kalender Kegiatan

November 2014
S M T W T F S
26 27 28 29 30 31 1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 1 2 3 4 5 6

Agenda Kegiatan

No events

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday442
mod_vvisit_counterYesterday4649
mod_vvisit_counterThis week11868
mod_vvisit_counterLast week29180
mod_vvisit_counterThis month119481
mod_vvisit_counterLast month226916
mod_vvisit_counterAll days1807395

Who's Online

We have 41 guests online
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

e-People ACRC

Banner
Banner

Standar Pelayanan

Banner

Rekrutmen CPNS Di KemenkumHAM Makin Ketat

 

Jurnas.com | TAHUN ini, rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia dilakukan secara ketat, bahkan melibatkan Indonesian Corruption Watch (ICW), KPK, Lembaga Ombudsman RI dan PPATK.

Wakil Menteri Hukum dan HAM, Denny Indrayana, mengatakan, pihaknya sangat mengharapkan peran LSM seperti ICW untuk menyaring CPNS yang berintegritas. "Saya akan bergantung betul dengan data-data yang diberikan oleh teman-teman ICW," katanya di Jakarta, Kamis (19/07).

Peran ICW, menurut Denny, diharapkan dapat menampung pengaduan-pengaduan masyarakat mengenai kekurangan seleksi yang dilakukan. "Yang paling penting adalah sistem Complainnya, kita melibatkan teman-teman LSM," katanya.

Selain itu, peran ICW diharapkan dalam mendorong para aktivis di daerah mengawasi seleksi di berbagai wilayah. "ICW mungkin memiliki daftar teman-teman yang bisa mengawasi, " katanya.

Denny berharap, bekerja sama dengan KPK, Ombudman dan PPATK, rekrutmen akan menghasilkan pegawai yang terbaik. ICW, PPATK, dan Ombudsman diharapkan dapat memantau langsung anggota-anggota yang terlibat dalam rekutmen tersebut. "Misalnya nama dan nomor hp setiap anggota rekrutmen diserahkan kepada KPK," katanya.

Menurutnya, setiap lembaga tersebut mempunyai cara masing-masing untuk memantaunya walaupun bisa saja anggota pansel dapat menukar nomor telepon selularnya dengan seketika.

Rencananya, Kamis minggu depan, KemenkumHAM akan mengadakan pelatihan bagi pengawas untuk mencari titik kelemahan dari sistem rekrutmen yang akan digunakan. "Jangan sampai ada data yang hilang seperti yang terjadi tahun 2009," katanya.

 

Sumber: http://www.jurnas.com/news/66727/Rekrutmen_CPNS_Di_KemenkumHAM_Makin_Ketat/1/Nasional/Politik

Publik TV

Banner

Pencarian

Booklet Maladministrasi

Buku Saku Maladministrasi
Banner