• - +

Artikel

OMBUDSMAN PANTAU NAIK TURUNNYA HARGA SEMBAKO DI BULAN PUASA
ARTIKEL • Senin, 20/05/2019 • Korinna Al Emira
 
Asisten Ombudsman Perwakilan Provinsi Jambi, Shopian Hadi dan Korinna Al Emira melakukan sidak di pasar induk Angso Duo Kota Jambi (foto by Andri)

SHARE

Jambi - Naiknya harga beberapa bahan pokok di pasar tradisional di Indonesia membuat Ombudsman Republik Indonesia melakukan sidak serentak pada tanggal 17 Mei 2019 di perwakilan masing-masing. Tidak terkecuali dengan Perwakilan Provinsi Jambi.

Pada tanggal yang sama, Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Jambi pukul 09.00 WIB melakukan sidak di dua pasar tradisional di Kota Jambi. Yakni pasar tradisional Talang Banjar dan pasar Induk Angso Duo Kota Jambi.

Di pasar tradisional Talang Banjar Kota Jambi lonjakan harga bawang putih sangat dirasakan bagi pedagang apalagi pembeli. Pada tanggal 10 Mei 2019 harga bawang putih mencapai Rp50.000/Kg di pasar tradisional ini. Namun setelah dilakukan pasar murah oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jambi, harga bawang putih berangsung turun. Dan sampai pada Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Jambi melakukan sidak, harga bawang putih di pasar tradisional Talang Banjar turun menjadi Rp32.000/Kg.

Begitu pun di pasar induk Angso Duo Kota Jambi, harga bawang putih mengalami penurunan dari Rp40.000/Kg menjadi Rp30.000/Kg pada saat sidak dilakukan. Namun cabai merah masih mengalami kenaikan harga yakni berada pada kisaran Rp34.000/Kg. Sedangkan untuk daging ayam, pedagang mengeluhkan sempat mengalami kesulitan dalam mencari pasokan. Salah satu pedagang daging ayam yakni Riko, mengeluhkan hal tersebut.

"Banyak broker-broker yang mainkan daging ayam ni, jadi kami yang jualan susah nak dapati pasokan. Tapi sekarang alhamdulillah sudah mulai normal. Cuma banyak nian saingan yang jualan daging ayam sekarang," tegasnya.

Saat ini daging ayam berada pada harga Rp30.000 setelah sebelumnya menyentuh harga Rp34.000.

Ade Candra, selaku Kabid Pengendalian dan Pengawasan Disperindag Kota Jambi mengakui bahwa lonjakan harga bawang putih awalnya tidak diprediksi sama sekali.

"Tadinya kita tidak mengira akan sampai pada angka yang sangat tinggi, namun kita cepat melakukan pasar murah dan menambah pasokan bawang putih sehingga harganya kembali normal," tegasnya.

Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Jambi mengapresiasi langkah cepat Disperindag Kota Jambi dalam mengendalikan harga-harga sembako di pasar-pasar tradisional Kota Jambi. Dampaknya sangat terasa kepada masyarakat apalagi dalam suasana bulan puasa seperti sekarang ini.  (KAE)   


Loading plugin...



Loading...

Loading...
Loading...
Loading...