• - +

Artikel

Warga Keluhkan Air Sungai Lumu, Ombudsman Minta DLH Mateng Turun Tangan
ARTIKEL • Selasa, 14/05/2019 • Ali Akbar
 
Kondisi sungai Lumu yang diduga tercemar limbah dari perkebunan sawit

SHARE

Mamuju - Menanggapi keluhan sejumlah masyarakat atas kejadian di sungai Lumu, Tim Ombudsman RI Sulawesi Barat berharap Dinas Lingkungan Hidup Mamuju Tengah (Mateng) segera turun tangan melakukan penelitian dan investigasi untuk mengetahui penyebab kejadian ini. Senin (13/05/19).

Sebelumnya diberitakan ribuan ekor ikan ditemukan mati mengambang di sungai Lumu Kecamatan Budong Budong, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng). Selain itu sejumlah warga Desa Barakkang juga mengalami gatal terkena air sungai.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sulawesi Barat, Lukman Umar ikut prihatin dan berharap kejadian segera direspon pihak terkait.

"Kejadian ini harus mendapat respon cepat karena berhubungan langsung dengan kehidupan masyarakat sehingga masyarakat butuh kepastian tentang penyebab kejadian ini agar keresahan masyarakat segera terjawab dan penyebab masalah ini segera diatasi," jelas Lukman

Lukman juga menerima informasi jika kondisi ini sudah berulangkali terjadi, sehingga menurutnya, Dinas Lingkungan Hidup harus segera melakukan penelitian, mengambil sampel secepatnya dan proses pengujiannya melibatkan pihak eksternal misalnya Unhas atau yang lain.

"ini sangat penting untuk menjamin hasil uji laboratorium, hingga saat ini belum diketahui penyebab pasti, namun sejumlah warga menduga ini dampak dari pembuangan limbah ke sungai," lanjut Lukman.  

Meski belum menerima pengaduan secara resmi, Lukman mengaku peristiwa ini sudah viral dan ia juga sudah baca di beberapa media massa.

"Meski demikian pihaknya akan tetap melakukan koordinasi dengan pihak terkait, karena bagaimanapun kejadian ini sangat erat kaitannya dengan domain Ombudsman Republik Indonesia jika terbukti ada pihak yang membuang limbah ke sungai," tutup Lukman. (AA)


Loading plugin...



Loading...

Loading...
Loading...
Loading...