• - +

Kabar Perwakilan

2 Sekolah di Palembang Diduga Melanggar Pelaksanaan UNBK
PERWAKILAN: SUMATERA SELATAN • Kamis, 28/03/2019 •
 
Kepala Perwakilan Ombudsman Sumsel, M Adrian Agustiansyah. (Alwi Alim/JawaPos.com)

SHARE

JawaPos.com - Ombudsman Perwakilan Sumatera Selatan (Sumsel) menemukan sejumlah pelanggaran dalam pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Temuan terjadi di beberapa SMK dan SMA di Kota Palembang pada hari pertama hingga ketiga pelaksanaan UNBK.

Kepala Perwakilan Ombudsman Sumsel M Adrian Agustiansyah mengatakan, ada beberapa pelanggaran yang terjadi di beberapa SMK di Kota Palembang. Ini berdasarkan pengecekan langsung pelaksanaan UNBK. "Temuan ini akan diteruskan ke pihak yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan UNBK 2019 untuk ditindak lanjut," kata Adrian saat memberikan keterangan pers, Kamis (28/3).

Adapun temuannya antara lain ada satu sekolah yang ruang ujiannya terlihat kurang pencahayaan atau gelap. Sehingga menyulitkan siswa untuk berkonsentrasi dalam mengisi jawaban. Pelanggaran lain yang ditemukan yakni sejumlah sekolah tidak membuat denah tempat duduk peserta ujian yang disertai dengan foto dan wajib ditempel di pintu masuk ruang ujian.

Kedua hal itu dianggap sebagai pelanggaran karena tidak sesuai prosedur pelaksanaan UNBK. Sebab sesuai peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan tentang prosedur operasional standar penyelenggaraan ujian nasional, setiap ruang ujian harus memiliki pencahayaan, ventilasi yang cukup, dan lain sebagainya. "Ini merupakan hasil temuan tim pemantau sejak hari pertama hingga hari ketiga," ujarnya.

Meski demikian, secara umum pelaksanaan UNBK terlihat lancar dan sesuai dengan aturan. Seperti satu pengawas mengawasi 20 siswa serta dibantu dengan teknisi dan satu protokol.

Ada berapa sekolah yang melanggar? Menurut Andrian, ada dua sekolah. Namun, ia enggan membeberkan sekolah yang dimaksud. Ia mengaku akan terus melakukan pemantauan hingga UNBK berakhir. "Semoga ke depan pelaksanaan UNBK di Sumsel khususnya di Palembang akan semakin baik lagi," harap Adrian.


Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : Alwi Alim

Copy Editor : Fersita Felicia Facette


Loading plugin...



Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...