• ,
  • - +

Kabar Perwakilan

Bisa Rugikan Negara Rp 152 Miliar, Ombudsman Bidik Rekening Titipan Pemko Batam
PERWAKILAN: KEPULAUAN RIAU • Selasa, 15/06/2021 •
 
Kepala Perwakilan Ombudsman Kepri Dr.Lagat Parroha Patar Siadari,S.E, M.H

Ombudsman Perwakilan Kepri akan mendalami adanya rekening lain selain rekening resmi milik Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

Rekening ini disebut dengan rekening titipan.

Hal ini diketahui Kepala Perwakilan Ombudsman Kepri, Lagat Parroha Patar Siadari, berdasarkan adanya hasil laporan BPK.

"Saya kaget juga apa iya ada rekening lain di luar rekening resmi. Itu jelas korupsi," ujar Lagat saat berada di Lantai VI Gedung Graha Pena, Selasa (15/6/2021).

Diakuinya berdasarkan laporan tersebut ada Rp 152 miliar potensi kerugian negara.

Dan ia tampak menyesalkan hal ini tidak ditindaklanjuti.

"Kami akan koordinasikan dengan BPK apakah benar atau tidak. Anehnya kenapa selama ini BPK ini diam. Ini persoalan besar apalagi rekening lain. Saya akan pastikan dulu dan langsung menjumpai kepala perwakilannya. Hari ini saya surati, saya kaget juga," ujarnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Batam, Raja Azmansyah mengaku, laporan tersebut tidak benar dana dimaksud tidak dimasukkan ke kasda Pemko setiap hari.

Baca juga: JADWAL Kapal Ferry di Pelabuhan Domestik Sekupang Batam, Selasa 15 Juni 2021

Ia menegaskan yang disebut rekening titipan dalam pemberitaan ini adalah rekening kerja yang dipakai BRK untuk mengklasifikasi pembayaran pajak per jenis sesuai kode biling dan pada hari yang sama di setorkan ke rekening kasda

"Pelaporannya juga secara rutin dilaporkan ke BUD setiap hari. Dan di sistem penerimaan BP2RD juga sudah tercatat real time karena BP2RD sudah host to host dengan BRK," tegasnya.

Ia menambahkan BP2RD Kota Batam juga sudah meminta BRK menutup rekening tersebut sesuai catatan BPK dan menyiapkan program yan memudahkan penatausahaan setoran dari e-billing





Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...