• - +

Kabar Perwakilan

Cuti Bersama Usai, ORI DIY Lakukan Sidak Kehadiran ASN
PERWAKILAN: D I YOGYAKARTA • Selasa, 11/06/2019 •
 
Inspeksi mendadak dilakukan di 13 institusi di DIY

SHARE

Sidak ini dilakukan untuk mengecek kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) di tempat kerja usai masa liburan panjang. Terdapat tiga tim ORI yang meluncur ke lapangan dalam sidak kali ini.

1. Ada 13 instansi yang diinspeksi

Kepala ORI Perwakilan DIY Budhi Masthuri mengatakan ada 13 instansi yang menjadi sasaran sidak setelah cuti bersama Lebaran 2019. Di Sleman, ORI DIY mendatangi Disdukcapil, Puskesmas Sleman, dan kantor Camat Minggir.

"Di Bantul kami sidak Samsat dan Puskesmas Pubdong. Di Kulonprogo kami ke Samsat, Dukcapil, kantor Camat Pengasih, serta Puskesmas Nanggulan. Sedangkan di kota Yogyakarta, sidak dilakukan di kantor Camat Pakualaman, Puskesmas Gondomanan 1, Samsat, serta Disdukcapil," katanya.

2. Hasil sidak

Budhi menjelaskan surat edaran dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) dinilai cukup efektif membuat ASN tidak membolos di hari pertama kerja usai cuti bersama Lebaran 2019.

"Hanya untuk Kabupaten Sleman banyak ASN yang setelah apel kemudian meninggalkan kantor di jam kerja untuk menghadiri acara syawalan di pendopo kabupaten. Pelayanan di front office berjalan normal tapi pelayanan di back office berpotensi terganggu karena acara syawalan ini," jelasnya.

3. Keluhan di Puskesmas Pundong

Lebih lanjut, Budhi mengatakan bahwa pihaknya menerima kabar soal keluhan anggota keluarga pasien terkait pelayanan perawatan di Puskesmas Pundong, Bantul.

"Kami mendapat informasi adanya keluhan suami pasien atas pelayanan bidan, karena saat minta pelayanan perawatan rembes pasca caesar diminta menunggu dokter yg belum datang, akhirnya pulang. Tapi dari penjelasan kepala Puskesmas, Puskesmas meminta pasien untuk datang kembali dan sudah dilakukan perawatan bekas caesar-nya," jelasnya.

Ia mengatakan pelayanan perawatan di atas sebenarnya bisa dilakukan oleh si bidan tanpa perlu menunggu kehadiran dokter.

"Sebelumnya pasien sudah beberapa kali melakukan perawatan bekas operasi tersebut. Selama itu ditangani bidan juga. Jadi saran kami, selain memberi edukasi pada pasien, perlu juga memberi edukasi kepada bidan dan tenaga medis lain agar membangun sense pelayanan yang respons," ucapnya.


Loading plugin...



Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...