• - +

Kabar Perwakilan

Komitmen Kawal Pelayanan Publik, Tribun Kaltim dan Ombudsman RI Persiapkan Kerja Sama Konkret
PERWAKILAN: KALIMANTAN TIMUR • Kamis, 22/02/2018 •
 
Abdul Haerah, Pemred Tribun Kaltim (tiga dari kanan) di sebelah kirinya, Ninik Rahayu anggota ORI Kaltim beserta jajaran, usai berdiskusi berbagai soal tentang pelayanan publik di Kaltim.

SHARE

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN - Suhu dingin ruang rapat Kantor Tribun Kaltim tidak mampu membekukan pertemuan antara Pemimpin Redaksi (Pemred) Tribun Kaltim dan delegasi Ombudsman Republik Indonesia (ORI).

Suasana begitu cair, canda dan diskusi berbagai isu kekinian sampai pelayanan publik hadir sore itu.

Diskusi dibuka oleh Pemred Tribun Kaltim, Abdul Haerah memperkenalkan profil perusahaan media massa yang telah berdiri selama 14 tahun ini,

Dengan cakupan kerja di dua provinsi, Kalimantan Timur dan Utara, rata-rata dalam sehari ada sekitar 200 ribu pembaca portal berita online di situs tribunkaltim.co.

Sedangkan, lewat Tribunnews, sebagai kanal berita induk brand Tribun di berbagai kota di Indonesia, ada 12 juta pembaca/hari yang berkunjung.

Haerah, sapaan akrabnya menjelaskan selama ini sudah ada kerja sama yang baik dengan berbagai pihak, termasuk ORI Perwakilan Kaltim, terkait pemberitaan soal pelayanan publik di Kaltim dan Kaltara.

Sementara itu, Ninik Rahayu, anggota ORI Pusat, yang sebelumnya mengikuti diskusi kelompok terarah tentang penanganan pengaduan kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak, bersama berbagai masyarakat dan pemegang kebijakan publik menjelaskan, tiap tahunnya aduan ke ORI terus meningkat.

Pun demikian, ia mengaku untuk laporan dugaan maladministrasi pelayanan publik soal kasus kekerasan pada perempuan dan anak terbilang masih kecil.

Beberapa indikasi mulai ketidaktahuan soal kehadiran ORI, rendahnya koordinasi antara pelayan publik, sampai belum dijadikannya isu ini menjadi persoalan pelayanan publik, ditengarai jadi hambatan dalam perbaikan pelayanan publik bagi masyarakat dewasa ini.

"Padahal kalau saya perhatian potensi dari pelayanan pengaduan (berbagai soal pelayan publik ke ORI Kaltim) tinggi, ada 100 kasus/tahun,"ujar Ninik, Kamis (22/2/2018) sore.

Termasuk kata Ninik, soal aduan warga tentang lambannya penanganan perkara berbagai kasus kekerasan seksual pada anak dan perempuan di Kaltim.

Ia, berharap, kedepan bisa ada kerja sama antara ORI Perwakilan Kaltim dan Tribun Kaltim terkait edukasi dan tanya jawab seputar berbagai isu pelayanan publik bagi masyarakat luas.

Haerah menjelaskan, belajar dari pemberitaan Tribun Kaltim selama ini, perhatian dan pengawalan isu oleh media ini, terkait kasus eksploitasi pada anak dan perempuan cukup tinggi. Termasuk beberapa soal yang sempat disinggung Ninik.

Dimana, media ini terus mempertahankan kualitas berita dengan menghadirkan narasumber terpercaya dan kompeten dalam setiap peliputannya.

"Kalau ada peristiwa yang terjadi, kita anggap ORI punya otoritas disana, kita minta tanggapan, ini sudah berjalan cukup baik, semisal dulu dengan Bu Syarifah Rodiah (mantan kepala perwakilan ORI Kaltim)," ujar Haerah.

Menanggapi ajakan kerjasama tadi, Haerah menjelaskan, beberapa tahun terakhir, Tribun Kaltim telah menyiapkan halaman khusus bagi masyarakat luas untuk mengadukan keluhan pelayanan publik dan bisa ditanggapi langsung oleh instansi terkait.

Tepatnya, di rubrik public service yang tayang hampir setiap harinya di media yang mengusung semangat independen dan kredibel ini.

Bisa saja, lanjut dia, tulisan atau aduan masyarakat soal pelayanan publik yang terbit di rubrik ini, ditanggapi langsung oleh ORI atau pihak terkait soal itu.

"Kita ada halaman public service terkait pelayanan publik yang bisa dimanfaatkan juga oleh teman-teman ORI. Semakin banyak interaksi masyarakat dengan media, tentu semakin baik. Karena halaman ini didedikasikan untuk warga," ucap Haerah.

Lebih lanjut, karena banyak warga yang memanfaatkan kolom tersebut, Haerah meminta agar kerja sama ini bisa ditindaklanjuti dengan dengan pembuatan nota kesepahaman antara kedua pihak.

"Bagi kami, ini hal yang menguntungkan. Karena melalui kerja sama ini, semakin mendekatkan diri dengan warga," ujarnya. (*)


Loading plugin...



Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...