• ,
  • - +

Kabar Perwakilan

Menimbulkan Kerumunan! Ombudsman Kepri Minta Taknis Vaksinasi Dikaji Ulang
PERWAKILAN: KEPULAUAN RIAU • Kamis, 17/06/2021 •
 

Terjadinya kerumunan massa yang berdesak-desakan saat proses vaksinasi Covid 19, beberapa hari ini, membuat Ombudsman Kepri meminta Tim Gugus Tugas serta pemerintah mengkaji ulang teknik vaksinasi massal untuk masyarakat.

Kepada Batamclick, Dr. Lagat Parroha Patar Siadari,S.E, M.H kepada Batamclick mengatakan, pihaknya telah melayangkan surat resmi ke Tim Gugus Tugas dan Pemko Batam.

"Kita apresiasi keseriusan Tim Gugus Tugas, Pemko Batam dan instansi terkait dalam hal pelaksanaan vaksinasi covid 19 ini, tapi kita berharap, tekniknya harus dirubah," papar Lagat.

Dijelaskannya, jika masih menggunakan cara yang sama, dikhawatirkan, vaksinasi yang bertujuan untuk menekan angka positif covid 19, malah menjadi penyumbang tertinggi positif covid di Batam dan Kepri.

"Tak ada yang bisa menjamin, saat kerumunan itu aman dan tidak ada yang terpapar covid, kalau yang datang ke sana ada yang OTG (Orang Tanpa Gejala) bagaimana? Apa tidak menyebar covid itu," sebutnya.

Lagat mengusulkan, vaksinasi semestinya bisa dilakukan dari tingkat yang paling bawah.

"Tim Gugus dan instasi terkait, yang ingin menggelar vaksinasi, mestinya jemput bola, vaksin dilakukan di perumahan-perumahan, koordinasi dengan RT, RW dan kelurahan, akan lebih aman, tidak menimbulkan kerumunan," anjurnya.

Pelaksanaan vaksinasi mulai dari tingkat lingkungan RT dan RW ini, menurut Lagat akan lebih mengena pada sasaran serta pemerintah, tim gugus tugas juga memiliki data, siapa-siapa saja yang belum divaksin dan alamatnya dimana.

"Secara teknis akan lebih mudah, secara penyebaran vaksin juga lebih merata dan akurat, pemerintah juga akan dapat data penyebab warga tak mau divaksin, dengan begitu akan lebih mudah untuk mencari solusinya," jelas akademisi ini.

Kendati demikian, Lagat juga salud dengan animo dan kesadaran warga Batam akan pentingnya vaksin.

 "Kalau kita lihat kerumunan-kerumunan warga itu, artinya warga Batam ini peduli kesehatan, mereka sadar dan ingin sehat, saya apresiasi pada warga, untuk itu, pemerintah dan instansi terkait yang ingin menjalankan vaksin, agar dapat lebih menjaga, menjamin kesehatan mereka, jangan buat mereka berkerumun, atau datang jauh-jauh ke lokasi vaksin, tapi sampai di lokasi, sudah mengantri, sudah desak-desakan, tak tahunya vaksinnya habis," ujar Lagat





Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...