• - +

Kabar Perwakilan

Ombudsman Bakal Panggil Kadinkes
PERWAKILAN: BANTEN • Senin, 05/02/2018 •
 

SHARE

SERANG, BANPOS - Ombudsman Provinsi Banten menilai, persoalan pelayanan kesehatan yang dialami seorang warga Pasir Gadung, Desa Sangiang, Kecamatan Mancak, Solihin di Puskesmas Mancak, Kabupaten Serang pada Rabu (31/1), merupakan pelanggaran administrasi (maladministrasi).

Dengan demikian, Ombudsman Banten bakal memanggil Kepala Dinkes Kabupaten Serang untuk meminta keterangan terkait dengan persoalan pelayanan kesehatan di Puskesmas Mancak. "Kita akan panggil," ujar Kepala Ombudsman Banten, Bambang Poerwanto Sumo kepada BANPOS, Minggu (4/2).

Kata Bambang, kasus pelayanan kesehatan yang terjadi di Puskesmas Mancak masuk kategori pelanggaran maladministrasi. "Maladministrasinya karena tidak memberikan pelayanan. Seharusnya kan dalam kondisi pasien sakit parah harus segera diberikan tindakan pelayanan kesehatan yang cepat," ujarnya. 

Dijelaskan Bambang, dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik menegaskan bahwa jika terdapat penemuan tidak memberikan pelayanan maka pemberian sanksi diberlakukan. "Sanksi diberikan oleh pimpinan, sanksinya tergantung pelanggaran yang dilakukan pihak yang seharusnya memberikan pelayanan," katanya.

Sekedar untuk diketahui, pada Jum'at (2/2), Kepala Dinkes Kabupaten Serang Sri Nurhayati justru menyalahkan keluarga Solihin yang ditelantarkan di Puskesmas Mancak saat berobat. Sri menilai, keluarga Solihin tidak sabar m,enunggu tindakan Puskesmas Mancak.

"Sebetulnya kita kalau melarang pakai mobil ambulans itu tidak, hanya memang mungkin pada saat dokter Puskesmas itu memberikan penjelasan, mekanisme rujukan yang mungkin kurang sadar keluarganya (keluarga Solihin, red). Sehingga dia mencari yang lain dan datang lah losbak itu (mobil pikap, red)," ujar Sri.

Sementara soal rencana pemanggilan Ombudsman Banten, Sri Nurhayati mengaku siap dipanggil untuk memberikan kejelasan. "Silakan saja, kami siap datang, karena memang ini risiko kami, yang jelas upaya untuk memberikan pelayanan terus kami lakukan," ujarnya. 

Terpisah, keluarga Solihin, Anton Daeng Harahap mengatakan, Solihin masih menjalani perawatan di RS Krakatau Steel dan kondisinya berangsur membaik. Meski demikian, Anton merasa janggal dengan pelayanan yang diberikan Puskesmas Mancak.

"Meskipun sudah ada pertemuan atau mediasi dengan pihak Puskesmas, tetap saja saya tidak merasa puas, belum clear, saya tetap meminta agar pelayanan kesehatan di Puskesmas Mancak diperbaiki," ujarnya dengan penuh harapan. (IMI/AZM)



Loading plugin...



Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...