• - +

Kabar Perwakilan

ORI DIY Sarankan Revisi, Ini Alasannya
PERWAKILAN: D I YOGYAKARTA • Rabu, 29/05/2019 •
 
Suasana Audiensi Di ORI DIY dihadiri Ka Disdikpora DIY (Juvintarto)

SHARE

"Revisi dengan menambah jumlah sekolah dalam zona 1 untuk setiap wilayah domisili calon siswa, dengan tetap memperhatikan calon siswa tidak mampu serta penyandang difabel. Kemudian disosialisasi secara intensif, mengoptimalkan fungsi help desk yang sudah ada," tegas Kepala ORI DIY Budhi Masturi ketika dikonfirmasi.

Saran hasil perumusan Tim ORI DIY usai menerima perwakilan orang tua/wali murid dari SMP 5, SMP 8, SMP 1, SMP 4 Pakem dan beberapa SMP Negeri lainnya pagi hingga siang harinya, di Kantor ORI DIY, Jalan Wolter Monginsidi Yogya. Pertemuan yang juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY, Baskara Aji.

Dialog dengan orangtua siswa yang memenuhi ruang pertemuan ORI hingga luar. Orangtua meminta aturan zonasi bisa direvisi kembali karena banyak kelemahan yang merugikan bahkan mengancam masa depan calon siswa. Setidaknya bisa dikembalikan ke Juknis 2018 dengan perbaikan.

"Angkatan ini masuk dengan jalur UNBK di SMP dan sudah berjuang berkompetisi 3 tahun untuk mendapatkan nilai UNBK terbaik mewujudkan cita cita masuk ke SMA pilihan, dimana jalur prestasi hanya 5 persen, 90 persen zonasi, 5 persen lagi perpindahan tugas orangtua. Dalam kondisi sekolah saat ini yang fasilitasnya belum merata, seharusnya anak juga diberi kesempatan untuk mencoba bersekolah yang diinginkan. Ternyata nilai UNBK hanya menjadi faktor penentu ketiga, setelah zonasi dan pilihan," keluh Evi, orangtua siswa dari SMP 1 Yogya yang tinggal di Banyuraden Gamping Sleman ini.

Evi menyatakan anaknya mendapat zonasi di SMA 1 Gamping, padahal jarak rumahnya lebih dekat ke SMA 2 Yogya. "Anak saya terpukul dan lebih banyak berdiam diri, bukan berarti saya menganggap SMA 1 Gamping tidak bagus namun setidaknya beri kesempatan anak untuk mencoba mendaftar ke SMA pilihannya bila tidak diterima baru anak legawa masuk di SMA yang sudah ditentukan zonasi," ucap Evi yang puteranya selalu meraih rangking atas di sekolahnya itu. (M-3)


Loading plugin...



Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...