• ,
  • - +

Kabar Perwakilan

Peringati Hari Jadi ke-21, Ombudsman Riau Paparkan Capaian Kinerja
PERWAKILAN: RIAU • Rabu, 10/03/2021 •
 
Kepala Ombudsman Ahmad Fitri menyerahkan potongan tumpeng kepada Pemred Goriau.com, Hasan Basril usai diskusi Hari Jadi ke-21 Ombudsman (poto by goriau)

PEKANBARU - Ombudsman Republik Indonesia (RI) Provinsi Riau menggelar diskusi pada Rabu (10/3/2021). Diskusi memperingati Hari Jadi ke-21 Ombudsman RI itu digelar di kantor Ombudsman RI Provinsi Riau di Jl Hangtuah, Pekanbaru.

Diskusi yang diikuti belasan jurnalis tersebut membahas persoalan penyelenggaraan pelayanan publik di Riau dan menyorot sejauh mana peran Ombudsman dalam mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik tersebut.

Narasumber pada diskusi ini adalah Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Riau Ahmad Fitri dan pengamat pelayanan publik dari Universitas Riau, Dr Auradian Marta. Dalam diskusi ini Ahmad Fitri memaparkan tentang perkembangan ORI Riau dalam menjalankan tugasnya sejak didirikan pada tahun 2012 lalu.

''Melalui momentum Hari Jadi Ombudsman RI yang jatuh pada hari ini, kami kembali ingin menyampaikan sejauh mana kinerja yang sudah dicapai Ombudsman RI Provinsi Riau dalam menjalankan tugas-tugas selama ini,'' papar Ahmad Fitri yang didampingi Kepala Keasistenan Penerimaan dan Verifikasi Laporan (PVL) Deny Rendra.

Dituturkan Ahmad, berdasarkan amanat dari UU Nomor 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman RI, banyak tugas yang harus dijalankan Ombudsman dalam mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik.

Tugas utama Ombudsman berupa menerima laporan masyarakat atas dugaan maladministrasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Selain itu, Ombudsman juga memiliki tugas untuk melakukan pencegahan maladministrasi.

Dalam diskusi itu Ahmad juga memaparkan data-data terkait jumlah laporan masyarakat yang telah disampaikan kepada Ombudsman RI Provinsi Riau. Berdasarkan data yang disampaikan sejak 2012 hingga 2020, sudah lebih 1.400 laporan masyarakat yang disampaikan kepada kantor Ombudsman RI Provinsi Riau.

''Banyaknya masyarakat yang melaporkan persoalan pelayanan publik memperlihatkan betapa masyarakat di Riau semakin kritis dalam menyikapi persoalan pelayanan publik. Ketika pelayanan publik dikeluhkan, maka masyarakat akan mencari tempat mengadu, dan Ombudsman pun dijadikan tempat bagi masyarakat untuk melaporkan persoalan pelayanan publik,'' kata Ahmad lagi.

Pada kesempatan itu diutarakan juga, jika semua laporan masyarakat yang disampaikan kepada Ombudsman tentu saja wajib untuk ditindaklanjuti berdasarkan kewenangan yang dimiliki Ombudsman. ''Semua laporan masyarakat ditindaklanjuti Ombudsman dengan prinsip-prinsip yang independen dan tidak memihak,'' sambungnya.

Ahmad menambahkan, bila dibandingkan dengan tahun 2019, terjadi penurunan jumlah laporan yang masuk ke Ombudsman RI Provinsi Riau pada 2020. Hal ini, kata Ahmad, mungkin saja sebagai indikasi bahwa telah terjadi peningkatan kualitas pelayanan publik. ''Namun diperlukan kajian untuk memastikannya,'' ujarnya.

Acara diskusi memperingati Hari Jadi ke-21 Ombudsman RI di Kantor Ombudsman RI Provinsi Riau, Rabu siang, ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Riau, Ahmad Fitri.




Loading plugin...



Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...